Lombok Tengah, NTB – Bupati Lombok Tengah, H.L.Pathul Bahri disambut antusias ribuan masyarakat Desa Pendem, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB.
Selain itu ratusan Dulang Saji juga menyambut kehadiran Bupati Lombok Tengah dalam rangka meresmikan pembangunan jalan Kabupaten di Desa Pendem.
Dulang saji tersebut kemudian diletakkan disepanjang jalan yang kemudian disantap bersama-sama oleh masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Camat Janapria, Forkopimca, Sementara Kepala Dinas PU tidak hadir.
Kades Pendem, Hasan Basri ucap terima kasih kepada Bupati Lombok Tengah yang telah membangun jalan hotmik di Desanya. Meskipun masih ada 2,5 kilo lagi belum diaspal mulai dari Pendem ke Desa Kerembong. Namun dirinya berharap pada tahun 2023 nanti bisa dilanjutkan kembali.
Hasan Basri merasa terharu dengan perhatian Bupati Lombok Tengah. Sebab, baru kali ini bisa dibangun setelah puluhan tahun tidak diperhatikan oleh Pemda.
“Kami terharu, kami bersyukur, kami besangi (roah) dan syukuran dengan dibangunnya jalan ini, dan sekarang oleh masyarakat menamainya dengan nama jalan Maiq Meres,” ujarnya.
Kadus Jelitung Sikap Hamzanwadi menambahkan, atas nama Kepala Dusun menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian Pemerintah Daerah.
Menurut Hamzanwadi, ini adalah kali pertama dikunjungi Bupati setelah sekian puluh tahun tidak pernah didatangi.
“Dulu jalan kerbau tetapi sekarang luar biasa mulusnya, kami tak bisa menyampaikan kata kata lagi saking senang dan bahagianya kami,” jelasnya.
Penyambutan yang dilakukan masyarakat ini kata Hamzanwadi, adalah luapan perasaan dan kegembiraan atas telah diperbaiki jalan ini dari masyarakat Desa Pendem.
“Saya bercerita sedikit, bahwa sejak jalan ini diaspal, ada warga kami yang tidak berani pakai sandal saking mulusnya jalan ini,” candanya.
“Mudahan-mudahan dengan jalan ini perputaran ekonomi masyarakat akan berjalan,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri menyampaikan, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah berharap seluruh ruas jalan bahkan jalan kampung pun bisa dihotmik.
Namun, Pemerintah tidak mampu jika menggunakan APBD. Sehingga sebagian untuk pembiayaan pembangunan jalan ini, Pemerintah Daerah berhutang kepada Pemerintah Pusat.
“Saking kami ingin lihat jalan-jalan di Kabupaten Lombok Tengah ini baik dan mulus, kami terpaksa meminjam dana ke pusat,” ungkapnya.
Dikatakannya, saat dirinya berjalan kaki menyusuri jalanan tersebut, dirinya melihat ada beberapa titik jalan yang belum ditalud. Hal itu dikhawatirkan akan longsor.
“Tadi saya lihat ada beberapa titik jalan belum ditalud, belum dirabat, penting dikomunikasikan, tolong Pak Kades telpon rekanan,” pinta Bupati.
Ia pun berpesan agar jalan ini harus dipelihara, jangan ditanami rumput ataupun tanaman lain atau digali untuk mengairi sawah seperti yang banyak terjadi di sejumlah tempat.
“Harus dipelihara, dijaga dan dirawat dengan sebaiknya.” pesan Bupati.
Seperti diketahui, ruas jalan Desa Pendem-Desa Setuta Kecamatan Janapria sepanjang 3 kilo meter ini sudah ada puluhan tahun silam, namun selama ini belum pernah disentuh oleh perbaikan.
Baru di era Kepemimpinan H.L.Pathul Bahri-Nursiah jalan tersebut diperbaiki. Karena itu masyarakat setempat menamainya dengan nama Jalan Maiq Meres.
Karena itu sebagai bentuk rasa syukur masyarakat, Bupati disambut meriah. Bahkan Bupati dari Partai Gerindra itu dielu elukan saat berjalan kaki dan menggunakan mobil wisata hingga perbatasan Desa Setuta dan Pendem.