Lombok Tengah – Pemerintah Desa Segala Anyar, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, menerima kunjungan dari Tim WAKAI FARM Jepang pada Sabtu (15/2/25). Kunjungan ini berlangsung di Sekretariat Masyarakat Sadar Iklim (MSI) dan dihadiri oleh Tim Universitas Mataram (UNRAM) sebagai fasilitator, serta Kelompok Wanita Tani (KWT) Segala Anyar.
Kepala Desa Segala Anyar, Ahmad Zaini, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama di bidang peternakan dan pertanian organik antara Pemerintah Desa Segala Anyar dan WAKAI FARM. Kerjasama ini difasilitasi oleh UNRAM melalui pendampingan dari Dr. Yulfia Yanuartati dan timnya.
“Terima kasih kepada WAKAI FARM yang diwakili oleh Bapak Wakai San, Khairul Fahmi, dan Ibu Mako San atas kunjungannya. Kami juga mengucapkan matur tampiasih kepada Ibu Doktor Yulfia dan tim yang sudah meluangkan waktu untuk membersamai kami,” ujar Ahmad Zaini.
Lebih lanjut, Ahmad Zaini berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Segala Anyar, terutama dalam pengembangan sektor peternakan dan pertanian organik yang berkelanjutan.
“Kami optimis bahwa sinergi ini tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan,” tambahnya.
Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah desa, akademisi, dan mitra internasional guna mewujudkan pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan di Lombok Tengah.
Profil WAKAI FARM
WAKAI FARM merupakan perusahaan agribisnis yang berbasis di Fukuyama, Prefektur Hiroshima, Jepang. Berdiri sejak 2021, perusahaan ini mengelola lahan seluas 1,5 hektar dengan 15 rumah kaca berteknologi irigasi tetes terintegrasi serta lahan terbuka yang dilengkapi sistem irigasi sprinkle.
Tanah di area ini memiliki tekstur liat berpasir yang cocok untuk budidaya tanaman hortikultura.
Nama “WAKAI FARM” memiliki makna filosofis dalam bahasa Jepang, di mana “Wakai” berarti “muda”, mencerminkan komitmen perusahaan dalam melibatkan generasi muda di dunia pertanian.
Perusahaan ini didirikan oleh tiga orang inti, yaitu CEO Wakai Katsushi, COO Khairul Fahmi—seorang alumnus SMKN 63 Jakarta dan Universitas Mataram—serta CFO Mako Senge.
WAKAI FARM mengembangkan berbagai jenis sayuran Asia Tenggara dan Asia Timur, seperti cabai, singkong, bengkoang, pepaya, kelor, serta berbagai rimpang dan sayuran daun lainnya. Selain produksi pertanian, perusahaan ini juga aktif dalam membentuk kolaborasi dengan komunitas lokal, seperti pembentukan plasma petani dan pengembangan produk olahan guna mendukung petani di sekitar Fukuyama.
Tak hanya bergerak di bidang pertanian, WAKAI FARM juga memiliki inisiatif sosial, salah satunya adalah kerjasama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Hiroshima dalam penyediaan beasiswa bagi siswa SMA di Indonesia melalui program pertanian inovatif.
Langkah ini menegaskan komitmen WAKAI FARM dalam mendukung pendidikan, pertanian berkelanjutan, serta memperkuat hubungan bilateral antara Jepang dan Indonesia.