Lombok Utara – Kelompok budidaya lebah trigona yang beroperasi di Dusun Keroya, Desa Sama Guna, Kecamatan Tanjung, telah menjadi harapan baru bagi 15 petani setempat.
Kelompok ini diketuai oleh Iwan Setiawan, yang memiliki visi untuk meningkatkan pendapatan para petani melalui kegiatan budidaya lebah trigona.
Diluncurkan pada awal tahun 2022, kelompok Budidaya Trigona Harapan Baru awalnya dari dua anggota pertama untuk memulai proyek ini.
“Awalnya kita berdua sama adik saya,” Ujar Iwan Setiawan ketua Budidaya Trigona Harapan Baru di kediamanaya di Dusun Keroya, Desa Sama Guna, Selasa 25 Juli 2023.
Saat ini, jumlah anggotanya telah berkembang pesat hingga mencapai 15 orang, menunjukkan antusiasme dan minat yang tinggi dari masyarakat sekitar.
Untuk menjadi anggota kelompok, setiap individu diwajibkan membayar iuran sebesar 5 ribu rupiah sebagai kontribusi untuk kepemilikan dan operasional kelompok.
Dana ini digunakan untuk menyediakan fasilitas dan peralatan yang diperlukan untuk kegiatan budidaya lebah trigona.
“Kita diwajibkan iuran sebesar 5 ribu rupiah perbulannya, untuk mengikat rasa kepemilikan itu ada,” Katanya.
Kemudian rapat rutin juga diadakan setiap bulan untuk membahas perkembangan dari kelompok Harapan Baru ini, berbagi pengetahuan, dan membuat keputusan bersama mengenai strategi pemasaran.
Sebanyak 327 produk lebah trigona kini telah dihasilkan oleh kelompok, menandakan kesuksesan awal dari upaya budidaya mereka.
Salah satu hal yang menjadi daya tarik bagi kelompok ini adalah jenis kemasan produk yang beragam.
Terdapat dua pilihan kemasan yang ditawarkan, yakni botol dengan ukuran 500 mililiter dan 250 mililiter.
“Kita dua kemasan, 250 mililiter dengan harga 80 ribu dan 500 mililiter dengan harga 160 ribu,” Katanya.
Kemasan yang berbeda ini memungkinkan konsumen untuk memilih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing.
Untuk memasarkan produknya, kelompok Budidaya Trigona Harapan Baru memanfaatkan platform online.
“Kita juga memasarkan madu ini selain secara lngsung juga dengan cara online,” Terangnya.
Langkah ini membantu mereka menjangkau lebih banyak pelanggan potensial di berbagai wilayah, termasuk di luar daerah setempat.
Iwan Setiawan, sebagai ketua kelompok, menyampaikan harapannya bahwa keberhasilan proyek budidaya lebah trigona ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para petani di Dusun Keroya dan sekitarnya.
Selain meningkatkan pendapatan, diharapkan kehadiran kelompok ini juga akan mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi lebah trigona, yang memiliki peran penting dalam ekosistem pertanian dan keanekaragaman hayati.
“Dengan semangat dan dedikasi dari anggota-anggota, kelompok Budidaya Trigona Harapan Baru ini kita berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi dan mencapai kesuksesan yang lebih besar di masa depan,” Tutup Iwan. (ten*)