Lombok Tengah, NTB – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lombok Tengah Raih Penghargaan Administrasi Terbaik dari BPJS Ketenagakerjaan.
Penghargaan tersebut diberikan BPJS Ketenagakerjaan NTB dalam Intimete Dinner bersama mitra BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Lombok di Sheraton Senggigi Hotel, Kabupaten Lombok Barat.
Pejabat sementara (Pjs) Dirut PDAM, Bambang Supratomo, S.IP, mengapresiasi atas penghargaan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan itu kepada PDAM Lombok Tengah.
“Alhamdulillah PDAM Lombok Tengah bersama Bank NTB Syariah dan BPR NTB mendapatkan penghargaan sebagai perusahaan daerah yang administrasi terbaik. Terimakasih buat BPJS Ketenagakerjaan atas kepercayaannya,” katanya, Kamis 22 Desember 2022.
Bambang yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PD Perpamsi NTB itu menyatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil dari kerja sama seluruh jajaran PDAM Kabupaten Lombok Tengah.
“Tentu ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran PDAM. Karena kami punya semangat bersama kita bisa.” tuturnya.
Dijelaskannya, dirinya selaku Pjs Dirut PDAM Kabupaten Lombok Tengah selalu berpesan supaya jajarannya dalam bekerja harus sesuai dengan tugasnya masing-masing.
“Saya selalu tekankan agar temen-temen bekerja sesuai dengan Tupoksi. Itulah bentuk team work. Kerjakan tugas masing-masing, bukan kerjakan tugas bersama.” kata Bambang.
Diterangkannya, penghargaan yang di raih PDAM Lombok Tengah tersebut bukan sebagai yang terakhir kalinya.
Namun, dirinya berharap bahwa dengan hal itu nantinya menjadi awal untuk terus mempertahankan prestasi tersebut.
“Bukan berarti puas sampai disini terus kerja seadanya, harus menjadi penyemangat lagi agar lebih baik kedepan”, ucapnya.
Menurut bambang, di raihnya penghargaan sebagai Administrasi Terbaik dari BPJS Ketenagakerjaan tersebut tidak terlepas dari Indikator kinerja utama PDAM yang mengacu pada audit keuangan dan kinerja oleh BPKP.
“Istilah anak sekolah, Raportnyalah kurang lebih. Alhamdulillah berdasarkan audit KAP, PDAM TIARA sudah WTP. Untuk penilaian kinerja tahun ini juga, alhamdulillah predikatnya sudah sehat.” sebutnya.
Dilanjutkannya, dengan adanya indikator penilaian beberapa lembaga audit tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pelayanan dari PDAM Lombok Tengah.
“Tapi tentu akan terus kita tingkatkan lagi. Karena dalam pemetaan internal, kami masih banyak wilayah yang belum optimal dipengaruhi oleh faktor elevasi,” tandasnya.
Sehingga, untuk meningkatkan kualitas pelayanan PDAM, dirinya berencana akan membuat pengembangan SPAM Zona Barat demi bisa terpenuhinya K3.
“Secara teknis memang reservoar sudah di desain sedemikian rupa. Namun karena jumlah produksi menurun, tentu mengakibatkan jumlah distribusinya juga menurun.” jelasnya.
Akibatnya sambung Bambang, air yang sampai bak reservoar tidak maksimal sehingga mempengaruhi tekanan ke wilayah yang elevasi tinggi.
Untuk itu, dirinya memohon doa supaya tahun 2023 Investasi PDAM bisa fokus pada peningkatan produksi dan menurunkan kebocoran.
“Karna saat ini kami masih devisit 110 Liter/detik, sehingga kalau mau menormalkan harus bisa terpenuhi,” ujarnya.
“Mudahan tidak ada halangan, tahun depan PDAM bisa dapat bantuan pengembangan SPAM Zona Barat. Jika bisa terealisasi, PDAM bisa menambah debit produksi diperkirakan sekitar 200 lt/dt sehingga kekurangan produksi bisa terpenuhi untuk pelayanan PDAM lebih optimal,” pungkas Bambang. Lm-02