Mataram – Perusahaan PT Mega Auto Finance Mataram diduga mempersulit pengambilan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor atau BPKB seorang nasabah inisial BRS.
Padahal, nasabah PT Mega Auto Finance Mataram ini sudah melakukan pelunasan terhadap pinjamannya.
“Saya di persulit mengambil BPKB, padahal saya sudah melunasi pinjaman saya. Bahkan sampai dendanya pun saya sudah membayar lunas semuanya,” kata BRS, Sabtu, 21 September 2024.
BRS menjelaskan bahwa ia sudah melunasi semuanya di hari Kamis, 19 September 2024 kemarin, namun dari pihak PT Mega Auto Finance sendiri tidak memberikan BPKB tersebut dengan dalih akan memberikannya satu minggu kemudian sesuai aturan.
“Kok heran ya, di Finance lain kalau sudah melunasi gitu saya langsung diberikan BPKBnya,” katanya.
Ia juga menyangsikan perilaku tukang tagih dari pihak PT Mega Auto Finance Mataram. Pasalnya, terlambat membayar setoran ia pun mendapat cacian dari tukang tagih tersebut.
“Giliran terlambat nyetor, saya di WA dengan kalimat merendahkan,” tambah BRS sembari memperlihatkan bukti chat hinaan tukang tagih tersebut.
Disisi lain, Kuasa Hukum BRS, Baiq Dena Wulandari Pratiwi S.H menyoroti perkara ini. Ia menegaskan akan berkoordinasi dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Kami akan coba koordinasi dengan OJK,” katanya.
Sementara itu, Burhan, salah satu pegawai PT Mega Auto Finance Cabang Mataram memastikan akan meneruskan keluhan nasabah ini ke Pimpinan Perusahaan.
“Oke mas, besok Senin saya coba sampaikan. Coba hari Senin side (anda) keliling finance dulu ya, saya mau tau finance mana saja yang side bilang begitu pelunasan langsung keluar BPKB nya,” tegasnya.
Menurutnya, semua perusahaan Finance memiliki aturan tersendiri yang diterapkan ke semua nasabah.
Sehingga, tidak serta merta pelunasan yang dilakukan nasabah akan langsung diberikan BPKB. Melainkan melalui proses-proses sesuai aturan perusahaan.
“Makanya gak usah ngomong semua finance langsung keluar BPKBnya begitu di lunasi, semua perusahaan punya aturan masing-masing mas. In sya Allah besok saya sampaikan keluhannya,” katanya.