Lombok Tengah – Kecelakaan Warga Negara Asing (WNA) asal Aljazair, hingga menyebabkannya meninggal dunia (MD) di Dusun Mengalung, Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah pada 15 Juli 2025 lalu membuat Kepala Unit Kecelakaan Lalulintas, Ipda Adika, menghimbau para pemilik penyewaan sepeda motor.
Hal tersebut bukan tanpa alasan, namun karena wisatawan asing yang berkunjung ke Lombok khususnya Kuta Mandalika,kebanyakan menyewa sepeda motor untuk sarana transportasi mereka di Kuta dan sekitarnya.
Terlebih, saat ini sedang high season dimana warga negara asing banyak mengunjungi Mandalika.
“Agar para pemilik penyewaan sepeda motor atau kendaraan roda dua, memperketat sistem penyewaan terhadap WNA, karena kebanyakan turis asing baru belajar mengemudikan sepeda motor di Indonesia, sehingga rentan terjadi kecelakaan dan diharapkan kepada penyewa motor agar mewajibkan penyewaan motor beserta helm” ujar Adika saat ditemui wartawan, Jumat, 1 Agustus 2025.
WNA Aljazair harus meninggal lantaran terlibat kecelakaan di Kuta Mandalika. Kejadian pada pukul 23.45 di jalan raya Mengalung Desa Kuta tersebut, melibatkan dua sepeda motor yaitu motor beat dengan honda spacy.
Pengendara spacy Berinisial MA warga Pulau Jawa, berboncengan dengan inisial S yang beralamat di Kuta.
“MA berboncengan dengan saudara S menggunakan spacy dari arah timur menuju barat, sampai di tempat kejadian bertabrakan dengan kendaraan honda beat yang dikendarai oleh saudara HH dari arah barat ke arah timur, kemudian saudara HH yang pada saat itu oleng ke kanan, sehingga terjadi tabrakan” jelas Adika.
Hal tersebut menyebabkan tiga orang luka-luka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Mandalika, sesampai di rumah sakit, saudara HH meninggal dunia.
Jenazah HH, WNA Aljazair kemudian diketahui sudah dikirim pulang ke Negaranya.