Lombok Tengah — Ketua KONI Lombok Tengah, HL Firman Wijaya secara resmi membuka Kejuaraan Pencak Silat IPSI Lombok Tengah Cup 4 di GOR Lombok Tengah, Senin (16/6/2025).
Ajang prestisius ini akan digelar selama empat hari, dari 16 hingga 19 Juni 2025, dan menjadi panggung bergengsi bagi ratusan atlet silat dari berbagai jenjang usia.
Dalam suasana yang penuh semangat kebersamaan dan semarak bela diri tradisional, Ketua Panitia Kejuaraan, Johan Budi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar turnamen tahunan.
“Ini adalah wahana untuk menjalin silaturahmi dan menemukan pesilat berbakat yang bisa diorbitkan ke tingkat yang lebih tinggi. Dari kabupaten, ke provinsi, hingga ke level nasional,” ungkap Johan di hadapan ratusan peserta dan pendukung yang memadati tribun.
Johan juga melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah peserta tahun ini. “Kalau tahun lalu ada sekitar 500 peserta, tahun ini alhamdulillah sudah mencapai 600 peserta, dari kategori usia dini hingga dewasa. Ini pertanda semangat pencak silat di Lombok Tengah terus berkembang,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua IPSI Lombok Tengah, Rusmat, menekankan pentingnya regenerasi atlet dan peningkatan kualitas pelatih serta wasit.
“IPSI Lombok Tengah terus berkembang. Di Porprov 2023 kita berhasil membawa pulang tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Harapannya kita bisa mempertahankan, bahkan meningkatkan capaian tersebut,” ucapnya.
Rusmat yang juga merupakan wasit nasional dan praktisi aktif bela diri menyebut bahwa pihaknya telah melakukan seleksi ketat terhadap peserta, dan ajang ini akan menjadi batu loncatan penting dalam persiapan menuju Porprov 2026.
Ketua KONI Lombok Tengah, HL Firman Wijaya, dalam sambutannya menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan untuk meraih prestasi. Ia pun mengungkapkan target KONI ke depan.
“Di Porprov 2023 kita ada di peringkat keempat dengan 40 medali emas. Tahun 2026, target kita minimal peringkat tiga,” ujar Firman disambut tepuk tangan hadirin.
Bahkan, Firman melempar tantangan yang memantik semangat para pesilat. “Saya minta dari IPSI Lombok Tengah minimal membawa pulang 6 medali emas di Porprov 2026. Kurang dari itu, jalan kaki pulang,” kelakarnya.
Firman juga mengumumkan bahwa KONI akan segera membentuk Satgas Pelatda (Pusat Latihan Daerah) guna mengoptimalkan waktu persiapan yang tersisa selama delapan bulan ke depan.
“Kejuaraan IPSI Cup 4 ini adalah momen strategis untuk menjaring atlet-atlet unggulan yang akan kami siapkan secara khusus menuju Porprov 2026,” tambahnya.