Lombok Tengah – Aksi kriminal pembobolan kaca mobil terjadi di wilayah Lombok Tengah. Peristiwa nahas itu menimpa seorang pengusaha bernama Haji Dinar, warga Dusun Pengadang, Desa Kawo, Kecamatan Pujut, pada Senin (28/4/2025) sekitar pukul 12.30 WITA.
Kejadian berlangsung di depan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Praya Tengah saat korban tengah singgah membeli es.
Berdasarkan keterangan korban, pelaku diperkirakan berjumlah dua orang dan diduga telah membuntutinya sejak ia keluar dari Bank BRI Praya setelah melakukan penarikan uang tunai.
“Saya singgah beli es depan MAN 1 Praya, sudah dibuntuti dari bank oleh dua orang naik motor Revo. Mereka pakai helm dan kacamata,” ungkap Haji Dinar saat ditemui usai melapor ke Polres Lombok Tengah.
Saat kejadian, korban baru saja turun dari mobil dan hendak duduk untuk membeli es.
Tiba-tiba, pelaku datang dan langsung memecahkan kaca mobil menggunakan diduga helm. Pelaku kemudian mengambil tas hitam berisi uang tunai sebesar Rp105 juta, sebuah ponsel, kartu ATM, buku tabungan, dan sejumlah dokumen penting lainnya.
“Saya baru duduk, mereka langsung pecahkan kaca. Saya duga pakai helm untuk memukulnya. Saya langsung teriak jambret,” tambahnya.
Tas berisi uang tersebut diketahui merupakan hasil pembayaran gabah yang baru saja ditarik korban dari bank. Diperkirakan total kerugian korban mencapai Rp107,5 juta.
Ciri-ciri pelaku sempat diamati korban, salah satunya bertubuh pendek, berkulit hitam, dan berbadan gemuk. Setelah melakukan aksinya, kedua pelaku kabur ke arah barat.
“Saya berharap pelaku segera tertangkap dan uang bisa kembali. Saya juga sudah minta resi penarikan di bank untuk bukti laporan,” harap Haji Dinar.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Lombok Tengah, Iptu Lalu Brata Kusnadi menyatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap laporan tersebut.
“Masih lidik dik,” singkat Iptu Lalu Brata Kusnadi, Selasa 29/4.