Lombok Tengah – Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi bersama rombongan mahasiswa dari Universitas Mataram melakukan kunjungan ke Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Ikhlas di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Desa Semparu, 13/3.
Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari sistem pengolahan sampah yang diterapkan serta budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan limbah organik.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Semparu, Lalu Ratmaji Hijrat, memberikan pemaparan mengenai sejarah berdirinya KSM Ikhlas yang merupakan inisiatif masyarakat dalam mengatasi permasalahan sampah di desa.
Ia menjelaskan berbagai tahapan dalam sistem pengolahan sampah, mulai dari pemilahan sampah, pengolahan limbah organik menjadi pupuk, hingga penerapan teknologi biogas sebagai energi alternatif.
Salah satu inovasi unggulan yang diperkenalkan adalah produksi pupuk organik dalam bentuk padat dan cair, hasil dari fermentasi limbah organik.
Selain itu, KSM Ikhlas juga berhasil mengolah sampah anorganik, seperti botol kaca dan kaca bekas, menjadi berbagai jenis piala dan produk bernilai ekonomis lainnya.
Inisiatif ini tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
Mahasiswa Universitas Mataram yang turut serta dalam kunjungan ini mengapresiasi sistem pengelolaan sampah yang diterapkan di KSM TPS 3R Desa Semparu.
Mereka mendapatkan wawasan baru tentang pentingnya daur ulang serta manfaat budidaya maggot dalam mengolah limbah organik menjadi sumber protein alternatif bagi pakan ternak.
Dinas Pariwisata Provinsi menyatakan dukungannya terhadap program yang dijalankan oleh KSM Ikhlas dan berencana mengembangkan konsep wisata edukasi berbasis lingkungan di Desa Semparu.
Diharapkan kunjungan ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan serta mendorong inisiatif serupa di daerah lain.