Lombok Tengah – DPP Partai PAN memberikan rekomendasi kepada H. Puaddi SE maju sebagai bakal calon bupati (Bacabup) Lombok Tengah periode 2024-2029.
Surat rekomendasi tersebut diberikan ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Lombok Tengah, Masekan Fatawi dan diterima langsung H. Puaddi SE, di Bodak, Desa Montong Terep, Kecamatan Praya, Kamis, 20 Juni 2024.
Ketua DPD PAN Kabupaten Lombok Tengah, Masekan Fatawi mengatakan, tim Pilkada DPP Partai Amanat Nasional telah menyetujui dan merekomendasikan kepada H. Puaddi SE sebagai bakal calon bupati Lombok Tengah periode 2024-2029.
Oleh karena itu, tim DPP PAN menugaskan kepada bakal calon, yakni H. Puaddi SE, satu untuk mencari pasangan sebagai calon wakil bupati Lombok Tengah.
“Dua, mendapatkan koalisi partai politik lain untuk memenuhi persyaratan pencalonan di Pilkada 2024,” ungkap Fatawi.
Tiga, melakukan komunikasi intensif dengan DPW, DPD, DPC, dan DPRt PAN untuk menggerakkan mesin Partai dan membuat program pemenangan Pilkada 2024.
Empat, melaksanakan kerja-kerja politik yang cerdas, cepat, dan konsisten agar dapat memenangkan Pilkada tahun 2024.
“Lima, sanggup menanggung atau membayar biaya survey oleh lembaga survey yang ditunjuk oleh DPP PAN,” terangnya.
Dengan begitu, Fatawi berharap agar bakal calon Bupati Lombok Tengah H. Puaddi SE segera menindak lanjuti surat rekomendasi tersebut.
“Kami berharap untuk segera bisa menindak lanjuti surat rekomendasi dengan penuh semangat dan kerjasama yang baik,” ucapnya.
Sementara itu, H. Puaddi SE merasa bersyukur atas rekomendasi yang telah diberikan kepada dirinya.
Ia pun memastikan akan menindak lanjuti apa yang ditugaskan oleh DPP Partai Amanat Nasional tersebut.
“Alhamdulillah partai PAN mengeluarkan surat tugas, mudah-mudahan ihtiar saya yang ingin mengabdikan diri berkhidmat untuk masyarakat Lombok Tengah pada pilkada serentak 2024 di berikan jalan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala, aamiin,” ucapnya.
Seperti diketahui, pan memiliki 2 kursi di DPRD Lombok Tengah. Sehingga masih kurang 8 kursi lagi dari syarat 10 kursi untuk bisa mendaftarkan diri ke KPU.
Sejauhnya Puaddi mengatakan, untuk menutup kekurangan itu pihaknya mengaku sudah intens melakukan komunikasi dengan beberapa partai untuk membangun koalisi, termasuk partai keadilan sosial (PKS).
Puaddi meyakini, PKS juga akan mengusung dirinya maju menjadi calon bupati pada pilkada yang akan digelar serentak pada 27 November 2024.
“Alhamdulillah saya sudah bisa dikatakan kalau saya boleh mengukurnya menurut apa yang saya pribadi lakukan komunikasi politik dengan beberapa partai yaitu PKS ini sudah bisa dikatakan dalam persentasenya itu 90 persen itu insyaallah PKS akan mengusung saya untuk ikut ikhtiar didalam pilkada 2024 ini,” katanya.