Mataram – Sebagaimana diketahui, Kanwil Kemenkunham NTB berhasil selenggarakan SKD CPNS Kemenkumham 2023 yang digelar beberapa saat lalu.
Kali ini, Kakanwil Kemenkumham NTB Parlindungan dan jajaran kembali torehkan keberhasilan dalam penyelenggaraan SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) CPNS 2023 di GOR Turida (Stadion 17 Desember) pada Minggu (10/12) 2023.
Sebanyak 38 peserta SKB formasi penjaga tahanan hadir dalam tes kesamaptaan yang terbagi 2 sesi, dimana kali ini digelar dengan menggandeng Polda NTB guna memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan SKB CPNS 2023.
“Sinergi yang telah dibangun, hendaklah kita pertahankan dan terus dibangun, komunikasi dan koordinasi serta tali silaturahmi yang baik antara Polda NTB dan Kanwil Kemenkumham NTB akan menghasilkan sinergitas yang dapat saling melengkapi,” ungkap Kakawnil Kemenkumham NTB Parlindungan di lain kesempatan.
Keberhasilan ini tentu saja tidak lepas dari arahan Menkumham Yasonna H. Laoly yang berpesan bahwa dalam penyelenggaraan CPNS 2023 haruslah gratis dan tidak dipungut biaya apapun.
Tentu saja, jajaran Kanwil Kemenkumham NTB berkomitmen penuh akan melaksanakan perintah tersebut.
Hal tersebut terbukti dengan penyelenggaraan tes SKD dan SKB CPNS 2023 yang berlangsung tertib, lancar dan aman.
Hal ini merupakan wujud kolaborasi dan koordinasi yang baik dari Panitia Daerah Kanwil Kemenkumham NTB, Penyelenggara Polda Nusa Tenggara Barat dan Panitia Pusat Biro Sumber Daya Manusia.
Jalannya tes kali ini diawali dengan tes pengukuran tinggi badan, dilanjutkan dengan lari, pull up, sit up, push up dan shuttle run.
Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan form penilaian dari pihak Poda NTB pada Panitia Pusat. Diakhiri dengan proses Penyegelan Form yang disaksikan oleh Pihak Penyelenggara, Panitia Daerah, serta Tim Pengawas.
Namun, sebanyak 4 orang peserta gugur dalam tes SKB CPNS Kemenkumham 2023 di Wilayah NTB ini karena tidak memenuhi syarat.
Ke-4 peserta yang gugur tersebut terpaksa harus kembali pulang karena tidak memenuhi tinggi badan minimal yang dipersyaratkan oleh Kemenkumham yaitu 165cm.
Pengukuran tinggi badan ini dilakukan setelah peserta menyerahkan surat keterangan sehat sebagai tanda kesiapan mengikuti SKB kesamaptaan.
Karena tidak memenuhi tinggi badan minimal tersebut, peserta terpaksa tidak bisa melanjutkan tes selanjutnya.