Lombok Utara – Wakil Bupati Lombok Utara Dani Karter Febrianto Ridawan, ST., M. Eng menghadiri rapat paripurna mengenai laporan hasil pansus dan pendapat akhir fraksi dewan terhadap dua buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).
Dua raperda tersebut yakni terkait dengan Raperda penambahan penyertaan modal pemerintah KLU pada PDAM Amerta Dayan Gunung dan Raperda tentang penyelenggaraan perizinan berusaha.
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat DPRD Lombok Utara. Rabu, 24 Mei 2023.
Sidang paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD KLU Artadi, S. Sos, Hadir pula Wakil Bupati KLU Danny Carter Febriawan, beberapa anggota DPRD KLU dari berbagai fraksi, beberapa pimpinan OPD lingkup Pemda KLU, unsur Polres Lombok Utara, unsur PDAM dan tamu undangan lainnya.
Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Carter Febriawan mengucapkan terimakasih kepada seluruh pimpinan dan seluruh anggota DPRD Lombok Utara yang sudah menyetujui Raperda terkait penyertaan modal di Perumda Amerta Dayan Gunung PDAM Lombok Utara, dan juga terkait masalah perizinan di Lombok Utara.
“Semoga kedua Raperda ini dijadikan sebagai akselarasi. PDAM juga semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar semakin baik”. Tuturnya.
Danny menyebutkan bahwa Urgensi dari raperda yang disetujui pada hari ini masih banyak PR bersama untuk KLU.
Terkait penyertaan modal di PDAM ada beberapa lahan yang bisa di maksimalkan baik untuk infrastruktur peningkatan kapasitas pelayanan di masyarakat.
“Terkait dengan perizinan, yang diharapkan ada kemudian kepastian hukum dan hal-hal yang mungkin masih abu-abu bisa diselesaikan dengan raperda ini”. Ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD KLU Artadi S.Sos, ketika diwawancarai media setelah di setujuinya kedua Raperda tersebut mengungkapkan bahwa Lokasi lahan yang berada di wilayah Tanjung masih terbilang sempit sehingga perlu diberikan lahan tanah untuk membangun fasilitas termasuk juga di Kecamatan Kayangan dan kecamatan Gangga .
“Sehingga perlu dengan adanya fasilitas ini betul-betul di manfaatkan dengan baik”. Tuturnya.
Artadi Melihat beberapa keluhan mengenai air yang macet. Maka dengan diberikan fasilitas dan modal uang dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
“Maka sekarang ini tugas PDAM adalah bagaimana memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.” Tutupnya. (teno)