Lintasmandalika.com — Bank NTB Syariah memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam mendukung optimalisasi sistem penerimaan daerah, khususnya dari sektor perikanan dan kelautan yang memiliki potensi ekonomi cukup besar.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kunjungan Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko Bank NTB Syariah, Ferry Ardiansyah, ke UPT Pelabuhan Perikanan Labuhan Lombok, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Selasa (6/10). Dalam kunjungan tersebut, Ferry didampingi Branch Manager Bank NTB Syariah Kantor Cabang Selong, Alfian Irwan Adiguna.
Kunjungan diterima langsung oleh Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Labuhan Lombok. Pertemuan tersebut membahas peluang penguatan sistem penerimaan melalui dukungan layanan perbankan yang lebih efektif, transparan, dan terintegrasi.
Ferry mengatakan Bank NTB Syariah siap menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola penerimaan, termasuk pada sektor perikanan dan kelautan.
“Kami ingin memastikan Bank NTB Syariah tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung optimalisasi penerimaan. Potensi sektor perikanan dan kelautan di NTB sangat besar, sehingga perlu didukung dengan sistem transaksi dan penerimaan yang mudah, aman, transparan, serta terintegrasi,” ujar Ferry.
Menurutnya, penguatan sistem penerimaan menjadi bagian penting dalam mendorong tata kelola keuangan daerah yang semakin baik. Sistem yang tertata juga dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam melakukan pembayaran sekaligus mendukung pencatatan penerimaan secara lebih tertib.
Sementara itu, Branch Manager Bank NTB Syariah Kantor Cabang Selong, Alfian Irwan Adiguna, mengatakan pihaknya siap mendukung kebutuhan di lapangan, khususnya dalam penguatan layanan perbankan yang berkaitan dengan aktivitas di UPT Pelabuhan Perikanan Labuhan Lombok.
“Kami di Kantor Cabang Selong siap mendukung kebutuhan di lapangan. Harapannya, sinergi ini dapat menghadirkan sistem penerimaan yang lebih praktis bagi masyarakat dan pelaku usaha, sekaligus membantu pemerintah daerah dalam melakukan pencatatan dan pengelolaan penerimaan secara lebih tertib dan transparan,” ujar Alfian Irwan Adiguna.
Menurut Alfian Irwan Adiguna, keberadaan Bank NTB Syariah sebagai bank milik daerah menjadi kekuatan dalam membangun kolaborasi yang lebih dekat dengan pemerintah daerah maupun masyarakat.
“Kami ingin memastikan layanan Bank NTB Syariah benar-benar memberikan solusi, bukan hanya dari sisi transaksi, tetapi juga bagaimana layanan tersebut dapat mendukung tata kelola penerimaan daerah dan memberikan kemudahan bagi para nelayan maupun pelaku usaha yang beraktivitas di kawasan pelabuhan,” tambah Alfian Irwan Adiguna.
Pelabuhan Perikanan Labuhan Lombok memiliki peran penting dalam aktivitas perikanan di wilayah Lombok Timur. Aktivitas kapal, nelayan, dan pelaku usaha perikanan di kawasan tersebut menjadi bagian dari ekosistem ekonomi yang perlu didukung dengan layanan transaksi dan sistem penerimaan yang efektif.
Kolaborasi tersebut tidak hanya diarahkan pada aspek transaksi, tetapi juga pada penguatan ekosistem penerimaan daerah yang lebih terintegrasi. Dengan dukungan layanan perbankan, proses penerimaan dapat dilakukan secara lebih tertib, mudah ditelusuri, serta mendorong pengurangan transaksi tunai.
Bagi Bank NTB Syariah, dukungan terhadap optimalisasi penerimaan daerah merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat perannya sebagai bank milik daerah sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan NTB.
Ke depan, sinergi antara Bank NTB Syariah, Pemerintah Provinsi NTB, dan pengelola pelabuhan diharapkan dapat berkembang menjadi penguatan ekosistem penerimaan daerah yang semakin terintegrasi, sekaligus memberikan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan bagi masyarakat dan pelaku usaha sektor perikanan.
Penguatan sistem penerimaan tersebut diharapkan turut mendorong optimalisasi potensi ekonomi sektor perikanan dan kelautan sehingga memberikan kontribusi yang semakin besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat NTB.