Lombok Tengah – Perjuangan Tim Akuatik Kabupaten Lombok Tengah pada ajang Porprov XII NTB 2026 terus menunjukkan hasil yang membanggakan. Hingga hari ketiga pertandingan, kontingen berhasil mengoleksi 3 medali emas, 4 medali perak, dan 3 medali perunggu, sebuah pencapaian yang luar biasa di tengah berbagai keterbatasan yang dihadapi.
Selama pelaksanaan pertandingan, tim terus mendapatkan pendampingan langsung dari Ketua Umum Akuatik Lombok Tengah, Hj. Dr. Heni Mardiana, M.Kes. Kehadiran beliau menjadi motivasi tersendiri bagi para atlet, pelatih, dan ofisial dalam memberikan penampilan terbaik untuk mengharumkan nama Kabupaten Lombok Tengah.
Dalam keterangannya, Dr. Heni menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, serta Bapak Sekretaris DPRD Kabupaten Lombok Tengah selaku bapak angkat Cabang Olahraga Akuatik yang telah memberikan dukungan penuh kepada tim.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh atlet, pelatih, dan ofisial. Terima kasih kepada Bapak Sekwan yang senantiasa memberikan dukungan dan semangat kepada keluarga besar Akuatik Lombok Tengah. Raihan 3 emas, 4 perak, dan 3 perunggu merupakan hasil yang sangat membanggakan, mengingat persiapan kami sangat terbatas serta minimnya sarana dan prasarana latihan,” ujar Dr. Heni.
Sementara itu, Manajer Tim Akuatik Lombok Tengah, Abah Zaid Samanhudi, berharap Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dapat memberikan perhatian yang lebih besar terhadap pengembangan cabang olahraga akuatik.
Menurutnya, hingga saat ini Lombok Tengah belum memiliki kolam renang berstandar yang dapat digunakan sebagai pusat latihan atlet. Selama masa persiapan, para atlet harus menjalani latihan di Kota Mataram dengan biaya sendiri, termasuk membayar tiket masuk kolam. Selain itu, keterbatasan perlengkapan latihan dan peralatan pertandingan juga menjadi tantangan yang harus dihadapi.
“Kami berharap ke depan pemerintah dapat menghadirkan fasilitas kolam renang berstandar serta meningkatkan dukungan terhadap pembinaan atlet. Dengan fasilitas yang memadai, kami optimistis prestasi Akuatik Lombok Tengah akan semakin meningkat,” ungkap Abah Zaid.
Di balik segala keterbatasan tersebut, semangat juang para atlet tetap berkobar. Salah seorang atlet menegaskan bahwa semangat ‘Tastura Juara’ akan terus menjadi motivasi untuk memberikan prestasi terbaik bagi daerah.
“Keterbatasan bukan penghalang bagi kami untuk berprestasi. Semangat Tastura Juara akan terus menyala di hati kami demi mengharumkan nama Lombok Tengah,” ungkapnya.
Prestasi yang diraih hingga hari ketiga ini menjadi bukti bahwa dengan semangat, kerja keras, dan kebersamaan, atlet-atlet Akuatik Lombok Tengah mampu bersaing dan memberikan kebanggaan bagi masyarakat Lombok Tengah. Besar harapan agar prestasi ini menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan pembinaan olahraga akuatik di masa mendatang.