Lombok Utara – Antisipasi kenaikan harga bahan pokok saat ramadhan hingga menjelang Idulfitri, Pemda KLU pantau sejumlah pasar besar di Lombok Utara.
Hal itu diungkapkan Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu saat konferensi pers di Aula kantor Bupati Lombok Utara, Rabu 5 April 2023.
Bupati mengatakan, salah satu ikhtiar yang dilakukan Pemda KLU untuk mencegah kenaikan harga bahan pokok yaitu dengan membantu masyarakat.
“Serta menggelar pasar murah yang diadakan Diskoperindag Lombok Utara.” ujarnya.
Selain itu sambung Bupati, ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Pemda KLU sebagai upaya untuk menekan kenaikan tersebut.
Yaitu dengan memantau perkembangan harga bahan pokok, terutama di 3 pasar besar di Lombok Utara. Yakni pasar Tanjung, Pemenang, dan Gondang.
“Kenaikan harga masih dalam batas normal. Akan diusahakan agar mencegah kenaikan harga, supaya tidak memberatkan masyarakat terutama pada masa bulan ramadhan dan menjelang idulfitri.” Jelas Bupati.
Dari hasil pantauan Pemda KLU di 3 pasar besar tersebut, terdapat harga bahan pokok hingga saat ini masih stabil.
Dijelaskannya, Pemda Lombok Utara melalui Diskoperindag KLU melaksanakan pasar murah yang nantinya akan di distribusikan ke 40 Desa di Lombok Utara.
“Adapun sasaran nya yaitu masyarakat yang punya daya beli sangat rendah. Sehingga mereka bisa membeli sesuatu yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan di bulan ramadhan dan menjelang idul fitri.” sebutnya.
Bupati menegaskan, dana yang digunakan dalam pasar murah ini menggunakan dana dari DPA-SKPD Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Lombok Utara tahun anggaran 2023.
“Dengan alokasi anggaran Rp. 496.930.000,-. dengan sasaran 40 desa yang di mulai dari 3-13 april 2023.” tukasnya.
Sedangkan, ditempat yang sama, Asisten II Setda Lombok Utara mengatakan, pasar murah yang di mulai dari tanggal 3 -13 April ini menyasar 40 desa di Lombok Utara.
“Koordinasi dengan seluruh stekholder sudah di lakukan,” ungkapnya.
Selain itu katanya, Dinas Perdagangan Provinsi juga akan mengadakan pasar murah di 13 wilayah di NTB.
“Salah satunya di KLU, yaitu akan diadakan di Rest Area Kayangan.” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama juga, Kepala Diskoperindag Lombok Utara, Haris Nurdin mengungkapkan bahwa Diskoperindag Lombok Utara tetap memantau harga beras dengan sampel di Pasar Pemenang, Tanjung dan Gondang.
Ia mengaku, untuk harga bahan pokok dipasar-pasar tersebut masih bisa dijangkau oleh masyarakat.
“Apalagi dengan adanya pasar murah yang sudah berjalan dari tangal 3 sampai tanggal 13, dengan sasaran sehari 5 desa.
Sehingga sampai tgl 13 bisa tercover semuanya,” katanya. (teno)