Lintasmandalika.com– Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) digelar di Desa Kabul, Kecamatan Praya Barat Daya, Jumat (23/1/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Laboratorium Kesehatan Daerah bersama Puskesmas Batu Jangkih sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup peserta BPJS Kesehatan penderita penyakit kronis.
Kegiatan Prolanis menyasar warga yang menderita penyakit tidak menular seperti Diabetes Melitus Tipe 2 dan Hipertensi.
Program ini bertujuan agar peserta mampu mencapai kondisi kesehatan optimal, mencegah komplikasi dan kecacatan, serta mengendalikan biaya pelayanan kesehatan melalui pendekatan proaktif, edukasi, pemantauan rutin, dan pengelolaan gaya hidup sehat.
Sebelum dilakukan pemeriksaan kesehatan, kegiatan diawali dengan senam lansia.
Senam ini merupakan bagian dari program inovasi Bajang Bersinar milik Puskesmas Batu Jangkih yang menitikberatkan pada peningkatan aktivitas fisik masyarakat, khususnya kelompok usia lanjut.
Setelah senam, peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, serta konsultasi kesehatan terkait pola hidup sehat dan pengendalian penyakit kronis.
Kepala Puskesmas Batu Jangkih, H. Munawar, S.Kep., Ns, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Desa Kabul, Sahurim, A.Ma.
Keduanya juga turut memeriksakan kesehatan sebagai bentuk dukungan terhadap program Prolanis.
Munawar mengatakan, kegiatan Prolanis menjadi salah satu strategi pelayanan promotif dan preventif agar masyarakat tidak hanya berobat saat sakit, tetapi rutin memantau kondisi kesehatannya.
“Melalui Prolanis ini, kami ingin masyarakat penderita penyakit kronis tetap terkontrol, memahami pola hidup sehat, serta terhindar dari komplikasi yang lebih berat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kabul, Sahurim, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut di wilayahnya.
Menurutnya, Prolanis sangat membantu warga dalam mengendalikan penyakit yang sudah bersifat kronis.
“Program ini sangat positif sehingga warga kami bisa tetap mengontrol penyakit tidak menular yang sudah kronis. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ucap Sahurim.
Ia juga mengajak masyarakat Desa Kabul untuk aktif mengikuti kegiatan kesehatan agar kualitas hidup tetap terjaga dan produktivitas masyarakat meningkat.